“Sering bingung menentukan kapan boleh menjamak-qasar salat saat bepergian, atau takut ibadah Anda justru tidak sah karena salah hitung hari?
Fikih safar sering kali menjadi perdebatan yang membingungkan. Banyak musafir yang ragu-ragu mengambil keringanan (rukhsah), terjebak mitos hari keberangkatan, hingga salah kaprah menghitung batasan hari mukim yang berujung pada kecemasan ibadah. Padahal, Allah dan Rasul-Nya telah memberikan syariat yang sangat longgar, indah, dan antipusing jika dipahami langsung dari dalil yang sahih. Jangan biarkan perjalanan mendatangkan beban spiritual; Anda butuh peta panduan fikih safar yang clear, praktis, dan aplikatif!
🟡 Maka lewat rekaman kelas ini, akan ada beberapa materi yang dibahas, diantaranya:
- Manajemen Doa & Sunah Keberangkatan: Membedah kebiasaan safar Rasulullah ï·º, rahasia hari Kamis, serta komparasi doa safar berbasis teks Al-Qur’an dan hadis sahih.
- Dua Ilat Mutlak Mengqasar Salat: Menguliti QS. An-Nisa: 101 tentang alasan sah memendekkan salat, baik karena faktor jarak (safar) maupun faktor urgensi/kondisi darurat (takut).
- Aturan Main Jamak-Qasar Tanpa Safar: Menguak hadis sahih tentang kelonggaran menjamak salat di kondisi mukim (lokal) demi memutus kesulitan aktivitas harian umat.
- Rumus Hitung Hari Musafir (Kitab Ghayah wat Taqrib): Teknik presisi menghitung batas 3, 4, 18, hingga 20 hari masa safar dengan metode eliminasi “”hari masuk & hari keluar”” agar tidak keliru menjadi jemaah mukim.
Pemateri: Ustadz Indra Firmansyah
Beli rekamannya sekarang dan miliki panduan fikih safar terlengkap agar perjalanan Anda tenang, nyaman, dan berkah sepenuhnya!”